Humor Terbaru

Pembeli Kan' Raja

Mang Usep cukup terkenal di pasar dekat rumahnya
sebagai tukang es doger. Setiap hari yang beli es
dogernya bukan main banyaknya. Dari ibu-ibu yang
kerjanya cuma belanja sayur-mayur, anak-anak SD yang
sekolahnya tidak jauh dengan pasar, sampai pembeli
umum yang kebetulan cuma melintas saja. Singkat kata
es dogernya mang Usep, "Top-lah". Suatu siang, saat
matahari lagi panas-panasnya, es doger mang Usep
diserbu pembeli. Berhubung mang Usep cuma dibantu
sama keponakannya yang ABG, yang senengnya cuma
ngerapihin rambut belah tengahnya ketimbang ngebantuin
pamannya itu, terpaksa mang Usep jadi tidak bisa
melayani pembeli dengan cepat. Seorang pemuda yang
kebetulan juga ingin merasakan kenikmatan es dogernya
mang Usep, nampak tidak sabar untuk segera dilayani,
padahal si pemuda itu adanya di belakang pembeli lain
yang sudah lebih dulu memesan. Karena tidak sabaran,
pemuda itu terlihat kesal dan berkata keras ke mang
Usep, "Eh bang, cepetan dong! Pembeli itu kan' raja!"
Mang Usep!
yang merasa sedikit tersinggung dengan ucapan si
pemuda itu, kontan saja nyeletuk, "Masa' raja beli es
doger??" Mendengar celetukan mang Usep, pembeli lain
tertawa berbarengan. Nah, tinggal si pemuda itu, mungkin
karena sudah kepalang malu ditertawakan. Langsung
ngacir, nggak tahu kemana??


Pengirim : alam

DisuKaI IbU2...

Panjang, berbulu, disukai ibu2... apakah itu?

sapu...

wkwkwkwkwkwkwk....

tawak lok....
wkwkwkwk
Pengirim : GoOePhIeNn

Profesor Sinting

seorang profesor sedang melakukan pembuktian terhadap
hasil temuannya bahwa fungsi telinga dan kaki pada
anjing adalah
sama
profesor berkata "saudara-saudara sekalian saya akan
membuktikan bahwa pernyataan saya benar 100%"
kemudian seekor anjing dibawa masuk ke arena
sekarang profesor akan memerintah anjing
"anjing, duduk" (kemudian si anjing dengan patuhnya
duduk)
"anjing, lompat" (kemudian anjing dengan lincah
melompat dengan tangkas)
dan yang terakhir "anjing, larilah secepatnya" (kemudian
si anjing dengan sangat gesit berlari dengan sangat cepat)
setelah semuanya berhasil kemudian si profesor
memotong keempat kaki anjing tersebut.
kemudian profesor mencoba untuk memerintah anjing itu
lagi
"anjing lari" (tapi anjing tidak lari)
"anjing lompat" (atapi anjing tidak lompat)
kemudian si profesor berkata "nah saudara - saudara
sekalian dengan menyaksikan pembuktian yang telah
saya lakukan tadi maka jelaslah bahwa fungsi kaki dan
telinga pada anjing itu adalah sama"



Pengirim : Dani
Login